BEM Fakultas Kehutanan UNTAN - Sylva Indonesia PC. UNTAN x Forum Pohon Langka Indonesia Gelar Pelatihan Perbanyakan Vegetatif Pohon Langka di Arboretum Sylva UNTAN
Dalam rangka menumbuhkan semangat konservasi dan meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian pohon langka, BEM Fakultas Kehutanan UNTAN melalui Sylva Indonesia PC. UNTAN, bekerja sama dengan Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI), menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Perbanyakan Vegetatif Pohon Langka, yang dilaksanakan selama tiga hari di Arboretum Sylva Indonesia PC. UNTAN.
Kegiatan ini dibuka secara resmi pada 11 Desember 2023, bertempat di Ruang Bungur, Fakultas Kehutanan UNTAN, oleh Dr. Farah Diba, selaku Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata sivitas akademika dalam mendukung upaya penyelamatan pohon langka, khususnya yang berasal dari Kalimantan Barat.
Sesi kuliah umum diawali dengan pemaparan dari Dr. Iyan Robiansyah, peneliti pohon langka dari BRIN dan FPLI, yang mengangkat topik tentang kekayaan jenis tumbuhan Indonesia, dengan fokus khusus pada jenis-jenis endemik Kalimantan Barat yang kini semakin terancam keberadaannya.
Pada hari kedua (12 Desember), kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teori teknik perbanyakan vegetatif, terutama metode stek, okulasi, dan cangkok, oleh dua narasumber utama:
- Dr. Iyan Robiansyah (Peneliti pohon langka BRIN & FPLI)
- Enggal Primananda, M.Sc (Peneliti pohon langka BRIN & FPLI)
Sementara itu, hari ketiga (13 Desember) menjadi puncak kegiatan berupa praktik langsung teknik stek di Arboretum Sylva Indonesia UNTAN. Para peserta melakukan perbanyakan vegetatif dari jenis-jenis pohon langka, sebagai bentuk aplikasi nyata dari materi yang telah dipelajari.
Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui akun Instagram @pohonlangka_id, agar bisa diikuti lebih luas oleh masyarakat dan mahasiswa dari luar UNTAN yang memiliki ketertarikan pada konservasi tumbuhan langka.
Melalui pelatihan ini, diharapkan tumbuh lebih banyak generasi muda yang tidak hanya paham secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dalam konservasi ex-situ dan in-situ spesies pohon langka Indonesia.
FPLI Bekerjasama dengan Fakultas kehutanan USU gelar FGD Pohon Langka Pulau Mursala
Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI) bersama Fakultas kehutanan Universitas Sumatera Utara mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun Rencana Pengelolaan Pohon Langka dan Keanekaragaman Hayati lainya di pualu Mursala, Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2025.
Expose Keanekaragaman Hayati Pulau Mursala
Diseminasi Riset Pulau Mursala :
- Riset Pohon Langka Pulau Mursala disampaikan oleh wendy A. Musatqim (Anggota FPLI/Dosen Universitas Samudra)
- Riset Mamalia disampaikan oleh Pika
- Riset Avifauna disampaikan oleh Ruth dan Septi
- Riset Herpetofauna disampaikan oleh Imam
Paparan Program di Pulau Mursala
- DLHK
- USU
- DKP
- Pariwisata
- Bapelitbanghut
- PT Multi
- Pemkab Tapteng
- SOLA
- OIC
Pelatihan identifikasi Pohon Langka Taman Nasional Gunung Ciremai
Dilaksanakan kerjasama dengan Balai Taman Nasional Gunung Coremai pada tanggal 29-30 Agustus 2023
Stakeholder Jawa Tengah Berkumpul di Purwokerto Bahas Strategi Konservasi Pohon Langka
Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian keanekaragaman hayati, khususnya spesies pohon langka, berbagai pemangku kepentingan dari seluruh wilayah Jawa Tengah berkumpul dalam Forum Diskusi Stakeholder Konservasi Pohon Langka, yang diselenggarakan pada 10 Juli 2023 di Kota Purwokerto.
Kegiatan ini mempertemukan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam konservasi pohon langka, mulai dari instansi pemerintah, akademisi, pegiat lingkungan, perguruan tinggi, hingga lembaga masyarakat. Tujuan utama forum ini adalah untuk mendiskusikan strategi bersama konservasi pohon langka di Jawa Tengah, serta mengevaluasi dan memperkuat sinergi dari program-program yang telah dan sedang berjalan.
Dalam forum ini juga dipaparkan beberapa program konservasi yang telah dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk kegiatan perbanyakan bibit pohon langka, penanaman di kawasan kampus dan masyarakat, serta upaya pelestarian jenis-jenis endemik dan terancam punah.
Forum ini menjadi momen penting untuk membangun peta jalan konservasi pohon langka berbasis kolaborasi, di mana setiap pihak memiliki peran strategis dalam memastikan keberlanjutan spesies pohon langka di alam.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor, serta mendorong lahirnya inisiatif-inisiatif baru yang lebih terarah dan berbasis data dalam konservasi pohon langka di Jawa Tengah dan sekitarnya.