Berita

Merintis Pembibitan Pohon Langka di Fakultas kehutanan USU

Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI) bersama Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) memulai langkah penting dalam konservasi spesies tumbuhan terancam dengan merintis persemaian khusus pohon langka, endemik, dan terancam punah di lingkungan Fakultas Kehutanan USU.

Persemaian ini akan menjadi pusat pembibitan spesies pohon langka, terutama jenis-jenis yang berasal dari Pulau Mursala, sebuah kawasan unik di Sumatera Utara yang menyimpan keragaman hayati tinggi namun rentan. Bibit hasil persemaian direncanakan akan ditanam kembali di habitat alaminya di Mursala (in situ), serta di lokasi konservasi lain seperti arboretum kampus atau taman keanekaragaman hayati (ex situ).

Kegiatan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang FPLI untuk mendirikan persemaian pohon langka di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Dengan melibatkan universitas, FPLI berharap dapat menciptakan laboratorium untuk penelitian, pembelajaran, sekaligus kontribusi nyata untuk konservasi.

“Melalui persemaian ini, kami ingin mengajak mahasiswa untuk tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung dalam riset dan aksi konservasi pohon langka. Ini adalah cara konkret menciptakan generasi muda yang peduli dan paham pentingnya menjaga keberlanjutan tumbuhan endemik Indonesia,” ujar Mokhamad Nur Zaman, perwakilan untuk kerjasama FPLI dan USU.

Hingga saat ini, riset mengenai pohon langka masih sangat minim di kampus-kampus. Persemaian pohon langka di USU diharapkan dapat menjadi wadah awal pengembangan penelitian akademik di bidang konservasi tumbuhan langka dan endemik. FPLI juga membuka kesempatan kolaborasi riset bagi mahasiswa yang tertarik untuk menjadikan pohon langka sebagai topik tugas akhir mereka.

Program ini menandai langkah nyata dari kerja sama antara lembaga konservasi dan institusi pendidikan tinggi untuk menjawab tantangan masa depan dalam pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

Beberapa kampus yang sudah terjalin kerjasama dengan FPLI untuk membangun persemaian pohon langka adalah:

Fakultas kehutanan dan Lingkungan UNIKU, di Kuningan Jawa Barat

Fakultas Kehutanan UNTAN di Pontianak, Kalimantan Barat

UB Forest (Kehutanan Universitas Brawijaya) di Malang, Jawa Timur

Prodi Biologi Universitas Bangka Belitung

28 Mei 2024
#konservasi #Mursala

Survey Pohon Langka Mursala bersama Mahasiswa Fakultas Kehutanan USU

12 Mei 2024
#konservasi #Mursala

perjalanan mulai dari tanggal 12 mei sampai dengan 28 mei 2024

Penandatanganan Mou FPLI dengan USU

08 Mei 2024
#konservasi #Mursala

dilaksanakan di gedung kerjasama rektorat USU

Kuliah Umum Pohon Langka di Fakultas Kehutanan USU

08 Mei 2024
#Fakultaskehutananusu #konservasi

Dilaksanakan di kampus II Kwala Bekala, USU pada tanggal 8 mei 2024

Narasumber Prof. Dr. Tukirin Partomihardjo dan Dr. Iyan Robiansyah

FPLI Libatkan Mahasiswa Fakultas kehutanan USU Menelusuri Pohon Langka Mursala

Judul Penelitian di Pulau Mursala:


Studi autekologi Resak (Vaticavenulosa subsp. simalurensis) pohon terancam Kepunahan di pulau mursala Indira Laksmi 201201176

Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Enggal Primananda, M.Sc.


Studi autekologi Lagan Bras (Dipterocarpus cinereus) pohon Endemik terancam Kepunahan di pulau mursala Hazrikal

Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Arief Hamidi, M.Si


Studi autekologi Resak Minyak (Hopea bancana) pohon Endemik terancam Kepunahan di pulau mursala Baginda

Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Dr. Iyan Robiansyah


Inventarisasi anggrek di pulau Mursala Fabiano Sihombing

Pembimbing: Wendy A. Mustaqim


Di akhir kegiatan, sebagai tanda cinta kasih terhadap lestarinya jenis-jenis pohon langka, endemik, maupun terancam punah, seluruh peserta, panitia, dan narasumber melakukan penanaman pohon langka, sekaligus sebagai salah satu rangkaian program tanam pohon langka serentak dari Forum Pohon Langka Indonesia.

06 Mei 2024
#pohonLangkaIndonesia #konservasi

FGD Pohon Langka Pulau Mursala 2024

17 Januari 2022
#konservasi #pohonLangkaIndonesia

Dilaksanakan di Medan

Pelatihan Identifikasi dan Metode Pengambilan Data Pohon Langka di Fakultas Kehutanan USU: Persiapan Menuju Ekspedisi Pulau Mursala

07 Maret 2024
#fajultasKehutananUsu #Mursala

Sebanyak 24 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan staf Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti pelatihan identifikasi pohon dan metode pengambilan data pohon langka, yang diselenggarakan sebagai persiapan awal sebelum pelaksanaan ekspedisi konservasi ke Pulau Mursala pada Juli 2024.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I dan Ketua Program Studi Kehutanan, yang menyampaikan pentingnya pelatihan ini sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik dan keterlibatan mahasiswa dalam riset berbasis konservasi.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber ahli di bidang botani dan konservasi hutan:

  1. Mas Wendy, yang menyampaikan materi tentang identifikasi tumbuhan dan ciri-ciri morfologi penting dalam klasifikasi pohon langka.
  2. Dr. Iyan Robiansyah, yang memberikan pelatihan teknis tentang metode pengambilan data lapangan pada spesies pohon langka, termasuk studi autekologi dan pengukuran habitat.



Pada hari kedua, peserta melakukan praktik langsung pembuatan herbarium di Arboretum USU, sebagai bagian dari pelatihan dokumentasi ilmiah tumbuhan.

Menariknya, dalam sesi penutupan, pihak Forum Pelestari Lingkungan Indonesia (FPLI) membuka peluang bagi mahasiswa untuk bergabung dalam ekspedisi lapangan di Pulau Mursala, sekaligus menawarkan topik skripsi yang relevan dengan pohon langka dan tumbuhan endemik yang terancam punah. Hasilnya, enam mahasiswa resmi bergabung untuk mengambil skripsi berbasis riset konservasi.

Adapun topik dan peserta skripsi yang terlibat adalah:

  1. Indira Laksmi: Studi Autekologi Resak (Vatica venulosa subsp. simalurensis), Pohon Terancam Kepunahan di Pulau Mursala, Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Enggal Primananda, M.Sc.
  2. Hazrikal: Studi Autekologi Lagan Bras (Dipterocarpus cinereus), Pohon Endemik Terancam Kepunahan di Pulau Mursala Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Arief Hamidi, M.Si
  3. Baginda: Studi Autekologi Resak Minyak (Hopea bancana), Pohon Endemik Terancam Kepunahan di Pulau Mursala, Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Dr. Iyan Robiansyah
  4. Putri Wulandari: Plot permanen Pohon endemik pulau Mursala Hopea bancana Pembimbing Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Dr. Iyan Robiansyah
  5. Fabiano Sihombing: Inventarisasi Anggrek di Pulau Mursala: Pembimbing: Wendy A. Mustaqim

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari integrasi pendidikan, penelitian, dan aksi konservasi nyata, sekaligus membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya perlindungan spesies endemik Indonesia yang kini semakin terancam.



Capasity Building Fahutan UNIKU: Membangun Konservasi di Batas Propinsi

17 Januari 2024
#uns #konservasi

FPLI memulai kegiatan di tahun 2024 dengan mengembangkan program konservasi ekosistem pohon langka berbasis masyarakat dan stakeholder, yang bertujuan membuka jalan gotong royong dari seluruh komponen pemangku kepentingan yang disekitarnya menjadi habitat pohon langka. Pada tahun 2021 FPLI sudah mengawali dengan menyelenggarakan FGD pohon langka di Brebes Jawa Tengah, dimana salah satu topik yang disepakati adalah menjaga keutuhan habitat pohon langka melalui konservasi berbasis masyarakat dan stakeholder.

Mitra FPLI adalah Mahasiswa Fakultas kehutanan Universitas Kuningan (UNIKU), kelompok Tani Hutan Capar, serta Kelompok Tani dan Konservasi Tilu Daun, dimana ketiganya adalah penggerak konservasi yang memiliki visi besar mempertahankan kelestarian ekosistem bukit pambarisan. Ekosistem bukit pambarisan merupakan bentang alam perbukitan yang tersambung dari Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah) Kabupaten Kuningan, sampai Kabupaten Ciamis (Jawa Barat). Lokasinya terletak di perbatasan propinsi jawa Barat dan Propinsi Jawa Tengah, sehingga menjadi Kawasan sangat penting sebagai habitat fauna dan flora. Catatan dari Mahasiswa kehutanan UNIKU dan kelompok tani konservasi Tilu Daun mengungkap bukit pambarisan di gunung Tilu sebagai habitat alami pohon langka terancam kepunahan seperti Vatica javanica subs. javanica, Castanopsis argentea, dan Dipterocarpus retusus dan merupakan rumah bagi fauna seperti Macan Tutul Jawa, Elang Jawa, Julang Emas, Rangkong Badak, Lutung Jawa, surili, Kera Ekor Panjang, Trenggiling, dan Landak Jawa.

Salah satu program yang digagas oleh Forum pohon Langka Indonesia adalah melindungi habitat pohon langka melalui perlindungan ekosistem dan membangkitkan nilai kawasan sebagai ekowisata berbasis masyarakat, dengan menyuguhkan landscape keindahan alam dan kenakaragaman hayati sebagai objek utamanya. Proses menuju cita-cita besar itu, perlu dilengkapi dengan peningkatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan baik dari aspek pemahaman pohon langka dilengkapi dengan pemahaman fauna, aspek pengelolaan, hingga aspek sumberdaya manusia, sehingga program besar yang digagas dapat ditempuh satu per satu.

Dilaksanakan pada Rabu, 17 Januari 2024 bertempat di Universitas Kuningan, Jawa Barat.

Materi I: Profil Kawasan Gunung Tilu: Kelompok Tani Hutan Tilu Daun

Materi II: Kondisi terkini konservasi Pohon Langka Indonesia di Indonesia serta asesmen status Konservasinya disampaikan oleh Dr. Iyan Robiansyah

Materi III: Konservasi Fauna Karnivor Jawa disampaikan oleh Didik Raharjono

Materi IV: Wildlife Photography disampaikan oleh Ignatius Dwi Wardhana

Materi V: Membangun Ecoturism, memanfaatkan nilai keanekaragaman hayati disuatu Kawasan disampaikan oleh Nurdin Razak



Penanaman Koleksi Pohon Langka di Demplot Arboretum KHDTK UNS Surakarta “Biodiv Conserve Biodiversity x FPLI”

17 Desember 2023
#konservasi #pohonLangka

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian keanekaragaman hayati, Kelompok Studi Biodiv Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bekerja sama dengan Forum Pelestari Lingkungan Indonesia (FPLI) menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon langka bertajuk “Biodiv Conserve Biodiversity x FPLI”, yang dilaksanakan pada 17 Desember 2023 di demplot arboretum Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) UNS Surakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkaya koleksi spesies langka di area arboretum sekaligus memperkuat peran KHDTK sebagai pusat konservasi pendidikan dan riset ekologi tropis. Penanaman dilakukan secara partisipatif oleh mahasiswa, dosen, dan pegiat lingkungan.

Adapun 7 jenis pohon langka dan endemik yang ditanam, antara lain:

  1. Sarangan (Castanopsis argentea) – pohon hutan pegunungan yang semakin jarang ditemukan.
  2. Resak Brebes (Vatica javanica) – salah satu jenis Dipterocarpaceae endemik Pulau Jawa.
  3. Eboni (Diospyros celebica) – kayu hitam khas Sulawesi dengan nilai ekonomi tinggi.
  4. Gaharu (Aquilaria malaccensis) – penghasil resin aromatik yang terancam punah.
  5. Belangeran (Shorea balangeran) – spesies khas lahan gambut yang juga memiliki nilai ekologis tinggi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif kolaboratif antara akademisi dan organisasi lingkungan dalam mendorong konservasi berbasis kampus, yang tidak hanya memperkuat fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian spesies pohon langka yang kini menghadapi tekanan ekologis serius.

Melalui kegiatan ini, Biodiv UNS dan FPLI menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merawat dan menjaga warisan hayati bangsa untuk generasi mendatang.

BEM Fakultas Kehutanan UNTAN - Sylva Indonesia PC. UNTAN x Forum Pohon Langka Indonesia Gelar Pelatihan Perbanyakan Vegetatif Pohon Langka di Arboretum Sylva UNTAN

23 April 2025
#Mursala #konservasi

Dalam rangka menumbuhkan semangat konservasi dan meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian pohon langka, BEM Fakultas Kehutanan UNTAN melalui Sylva Indonesia PC. UNTAN, bekerja sama dengan Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI), menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Perbanyakan Vegetatif Pohon Langka, yang dilaksanakan selama tiga hari di Arboretum Sylva Indonesia PC. UNTAN.

Kegiatan ini dibuka secara resmi pada 11 Desember 2023, bertempat di Ruang Bungur, Fakultas Kehutanan UNTAN, oleh Dr. Farah Diba, selaku Dekan Fakultas Kehutanan UNTAN. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata sivitas akademika dalam mendukung upaya penyelamatan pohon langka, khususnya yang berasal dari Kalimantan Barat.

Sesi kuliah umum diawali dengan pemaparan dari Dr. Iyan Robiansyah, peneliti pohon langka dari BRIN dan FPLI, yang mengangkat topik tentang kekayaan jenis tumbuhan Indonesia, dengan fokus khusus pada jenis-jenis endemik Kalimantan Barat yang kini semakin terancam keberadaannya.

Pada hari kedua (12 Desember), kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan teori teknik perbanyakan vegetatif, terutama metode stek, okulasi, dan cangkok, oleh dua narasumber utama:

  1. Dr. Iyan Robiansyah (Peneliti pohon langka BRIN & FPLI)
  2. Enggal Primananda, M.Sc (Peneliti pohon langka BRIN & FPLI)

Sementara itu, hari ketiga (13 Desember) menjadi puncak kegiatan berupa praktik langsung teknik stek di Arboretum Sylva Indonesia UNTAN. Para peserta melakukan perbanyakan vegetatif dari jenis-jenis pohon langka, sebagai bentuk aplikasi nyata dari materi yang telah dipelajari.

Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui akun Instagram @pohonlangka_id, agar bisa diikuti lebih luas oleh masyarakat dan mahasiswa dari luar UNTAN yang memiliki ketertarikan pada konservasi tumbuhan langka.

Melalui pelatihan ini, diharapkan tumbuh lebih banyak generasi muda yang tidak hanya paham secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dalam konservasi ex-situ dan in-situ spesies pohon langka Indonesia.

Kegiatan

Aksi Konservasi

Lokasi

Gedung PIKA Bogor - Jl. Raya Pajajaran No.79, RT.02/RW.03, Bantarjati, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat 16153
© Copyright 2025 - Pohonlangka ID - All Rights Reserved