Pelatihan Identifikasi Tumbuhan di Gunung Tilu: Bekal Penting untuk Penelitian Mahasiswa UNIKU
Dalam rangka mendukung penelitian mahasiswa dan pelestarian keanekaragaman hayati lokal, telah dilaksanakan kegiatan pelatihan identifikasi tumbuhan yang bertempat di Saung Kehati, Gunung Tilu, Desa Purwosari, Kuningan. Kegiatan ini menghadirkan Inama, M.Hut dari Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI) sebagai narasumber utama.
Pelatihan ini ditujukan khusus untuk mahasiswa Universitas Kuningan (UNIKU) yang akan melaksanakan pengambilan data untuk tugas akhir (skripsi) di kawasan Gunung Tilu. Tiga judul skripsi yang diusung seluruhnya berfokus pada penelitian terkait pohon-pohon langka Gunung Tilu, menjadikan pelatihan ini sebagai bekal awal yang sangat penting.
Peserta pelatihan terdiri dari mahasiswa UNIKU serta anggota komunitas konservasi Tilu Daun. Meskipun pelatihan dilaksanakan pada sore hari, seluruh sesi berjalan efektif dan materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Materi mencakup teknik dasar identifikasi tumbuhan, pengenalan ciri morfologi penting, hingga pengenalan jenis-jenis pohon langka yang ada di Gunung Tilu.
“Harapannya, melalui pelatihan ini, mahasiswa memiliki kemampuan dasar untuk mengenali jenis tumbuhan di dalam plot penelitian mereka, sehingga hasil penelitian lebih akurat dan bermanfaat, baik secara akademis maupun untuk kepentingan konservasi,” ujar Inama dalam sesi penutup.
Kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara dunia pendidikan, komunitas lokal, dan organisasi konservasi dalam meningkatkan kapasitas generasi muda dalam bidang botani dan konservasi hayati. Terlebih FPLI dan Fakultas Kehutanan dan ilmu lingkungan UNIKU sudah menandatangani perjanjian kerjasama.
Temu Pegiat Konservasi Sumatera UTara
Forum diskusi tentang gerakan konservasi di Sumatera Utara, dan media penyampaikan program Forum Pohon Langka Indonesia yang saat ini sedang fokus untuk konservasi pohon langka di pulau Mursala. Dilaksanakan di medan Sumatra Utara
Perbanyakan Koleksi Pohon langka di KHDTK UNS bersama Solohabo dan KS Biodiv
dilaksanakan di KHDTK UNS Surakarta
Merintis Pembibitan Pohon Langka di Fakultas kehutanan USU
Forum Pohon Langka Indonesia (FPLI) bersama Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) memulai langkah penting dalam konservasi spesies tumbuhan terancam dengan merintis persemaian khusus pohon langka, endemik, dan terancam punah di lingkungan Fakultas Kehutanan USU.
Persemaian ini akan menjadi pusat pembibitan spesies pohon langka, terutama jenis-jenis yang berasal dari Pulau Mursala, sebuah kawasan unik di Sumatera Utara yang menyimpan keragaman hayati tinggi namun rentan. Bibit hasil persemaian direncanakan akan ditanam kembali di habitat alaminya di Mursala (in situ), serta di lokasi konservasi lain seperti arboretum kampus atau taman keanekaragaman hayati (ex situ).
Kegiatan ini merupakan bagian dari visi jangka panjang FPLI untuk mendirikan persemaian pohon langka di berbagai kampus di seluruh Indonesia. Dengan melibatkan universitas, FPLI berharap dapat menciptakan laboratorium untuk penelitian, pembelajaran, sekaligus kontribusi nyata untuk konservasi.
“Melalui persemaian ini, kami ingin mengajak mahasiswa untuk tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga terjun langsung dalam riset dan aksi konservasi pohon langka. Ini adalah cara konkret menciptakan generasi muda yang peduli dan paham pentingnya menjaga keberlanjutan tumbuhan endemik Indonesia,” ujar Mokhamad Nur Zaman, perwakilan untuk kerjasama FPLI dan USU.
Hingga saat ini, riset mengenai pohon langka masih sangat minim di kampus-kampus. Persemaian pohon langka di USU diharapkan dapat menjadi wadah awal pengembangan penelitian akademik di bidang konservasi tumbuhan langka dan endemik. FPLI juga membuka kesempatan kolaborasi riset bagi mahasiswa yang tertarik untuk menjadikan pohon langka sebagai topik tugas akhir mereka.
Program ini menandai langkah nyata dari kerja sama antara lembaga konservasi dan institusi pendidikan tinggi untuk menjawab tantangan masa depan dalam pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.
Beberapa kampus yang sudah terjalin kerjasama dengan FPLI untuk membangun persemaian pohon langka adalah:
Fakultas kehutanan dan Lingkungan UNIKU, di Kuningan Jawa Barat
Fakultas Kehutanan UNTAN di Pontianak, Kalimantan Barat
UB Forest (Kehutanan Universitas Brawijaya) di Malang, Jawa Timur
Prodi Biologi Universitas Bangka Belitung
Survey Pohon Langka Mursala bersama Mahasiswa Fakultas Kehutanan USU
perjalanan mulai dari tanggal 12 mei sampai dengan 28 mei 2024
Penandatanganan Mou FPLI dengan USU
dilaksanakan di gedung kerjasama rektorat USU
Kuliah Umum Pohon Langka di Fakultas Kehutanan USU
Dilaksanakan di kampus II Kwala Bekala, USU pada tanggal 8 mei 2024
Narasumber Prof. Dr. Tukirin Partomihardjo dan Dr. Iyan Robiansyah
FPLI Libatkan Mahasiswa Fakultas kehutanan USU Menelusuri Pohon Langka Mursala
Judul Penelitian di Pulau Mursala:
Studi autekologi Resak (Vaticavenulosa subsp. simalurensis) pohon terancam Kepunahan di pulau mursala Indira Laksmi 201201176
Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Enggal Primananda, M.Sc.
Studi autekologi Lagan Bras (Dipterocarpus cinereus) pohon Endemik terancam Kepunahan di pulau mursala Hazrikal
Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Arief Hamidi, M.Si
Studi autekologi Resak Minyak (Hopea bancana) pohon Endemik terancam Kepunahan di pulau mursala Baginda
Pembimbing: Dr Nelly Anna, S.Hut., M.Si dan Dr. Iyan Robiansyah
Inventarisasi anggrek di pulau Mursala Fabiano Sihombing
Pembimbing: Wendy A. Mustaqim
Di akhir kegiatan, sebagai tanda cinta kasih terhadap lestarinya jenis-jenis pohon langka, endemik, maupun terancam punah, seluruh peserta, panitia, dan narasumber melakukan penanaman pohon langka, sekaligus sebagai salah satu rangkaian program tanam pohon langka serentak dari Forum Pohon Langka Indonesia.
FGD Pohon Langka Pulau Mursala 2024
Dilaksanakan di Medan
Pelatihan Identifikasi dan Metode Pengambilan Data Pohon Langka di Fakultas Kehutanan USU: Persiapan Menuju Ekspedisi Pulau Mursala
Sebanyak 24 peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan staf Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) mengikuti pelatihan identifikasi pohon dan metode pengambilan data pohon langka, yang diselenggarakan sebagai persiapan awal sebelum pelaksanaan ekspedisi konservasi ke Pulau Mursala pada Juli 2024.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I dan Ketua Program Studi Kehutanan, yang menyampaikan pentingnya pelatihan ini sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik dan keterlibatan mahasiswa dalam riset berbasis konservasi.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber ahli di bidang botani dan konservasi hutan:
- Mas Wendy, yang menyampaikan materi tentang identifikasi tumbuhan dan ciri-ciri morfologi penting dalam klasifikasi pohon langka.
- Dr. Iyan Robiansyah, yang memberikan pelatihan teknis tentang metode pengambilan data lapangan pada spesies pohon langka, termasuk studi autekologi dan pengukuran habitat.
Pada hari kedua, peserta melakukan praktik langsung pembuatan herbarium di Arboretum USU, sebagai bagian dari pelatihan dokumentasi ilmiah tumbuhan.
Menariknya, dalam sesi penutupan, pihak Forum Pelestari Lingkungan Indonesia (FPLI) membuka peluang bagi mahasiswa untuk bergabung dalam ekspedisi lapangan di Pulau Mursala, sekaligus menawarkan topik skripsi yang relevan dengan pohon langka dan tumbuhan endemik yang terancam punah. Hasilnya, enam mahasiswa resmi bergabung untuk mengambil skripsi berbasis riset konservasi.
Adapun topik dan peserta skripsi yang terlibat adalah:
- Indira Laksmi: Studi Autekologi Resak (Vatica venulosa subsp. simalurensis), Pohon Terancam Kepunahan di Pulau Mursala, Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Enggal Primananda, M.Sc.
- Hazrikal: Studi Autekologi Lagan Bras (Dipterocarpus cinereus), Pohon Endemik Terancam Kepunahan di Pulau Mursala Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Arief Hamidi, M.Si
- Baginda: Studi Autekologi Resak Minyak (Hopea bancana), Pohon Endemik Terancam Kepunahan di Pulau Mursala, Pembimbing: Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Dr. Iyan Robiansyah
- Putri Wulandari: Plot permanen Pohon endemik pulau Mursala Hopea bancana Pembimbing Dr. Nelly Anna, S.Hut., M.Si & Dr. Iyan Robiansyah
- Fabiano Sihombing: Inventarisasi Anggrek di Pulau Mursala: Pembimbing: Wendy A. Mustaqim
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari integrasi pendidikan, penelitian, dan aksi konservasi nyata, sekaligus membangun kesadaran mahasiswa akan pentingnya perlindungan spesies endemik Indonesia yang kini semakin terancam.